... Berpikir Ilmiah, Berjiwa Sosial ...

semangat !!

Kamis, 02 Juni 2011

Penelitian tentang "Pengaruh Pemberian Air Beras dan Air Vetsin Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat dan Terong"

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
Untuk tumbuh, setiap makhluk hidup baik tumbuhan maupun hewan, membutuhkan nutrisi dan kondisi yang sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya tumbuhan akan selalu membutuhkan air, unsur hara dan sinar matahari untuk tetap hidup dan berkembang.
Pada pertumbuhan tanaman, ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tersebut. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dari luar tanaman itu disebut faktor eksternal, sedangkan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dari tanaman itu sendiri disebut faktor internal. Faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah hormon yang terdapat pada tanaman itu sendiri, seperti hormon auksin (hormon yang merangsang pertumbuhan batang), hormon giberalin (hormon yang merangsang pertumbuhan tunas), asam abisat dan gas etilen. Selain itu, ketahanan terhadap iklim, tanah, dan biologis, laju fotosintetik, respirasi, pembagian hasil asimilasi dan N, klorofil, karotin, dan kandungan pigmen lainnya, tipe dan letak meristem, kapasitas untuk menyimpan cadangan makanan, aktivitas enzim, pengaruh langsung gen (misalnya; heterosis, epestasis), diferensiasi. Sedang faktor eksternalnya adalah iklim, cahaya, temperatur, air, angin, dan gas (nitrogen, floro, cloro). Edafik (tanah); tekstur, struktur, bahan organik, kapasitas per basa, dan ketersediaan nutrien. Secara keseluruhan, 16 unsur diperlukan oleh tanaman, Biologis; gulma, serangga, organisme penyebab penyakit, nemetoda, macam-macam tipe herbivora dan moikroorganisme tanah seperti bakteri pemfiksasi dan bakteri denitrifikasi serta mikorhiza (asosiasi simbiotik antara jamur dengan akar tanaman), suhu lingkungan, kelembapan dan pemberian pupuk.
Dalam percobaan kali ini, kami memberikan air beras dan air vetsin sebagai pengganti pemberian pupuk. Alasannya, di dalam vetsin, atau yang biasa kita kenal dengan MSG (Monosodium Glutamat) terdapat kandungan kimia yang cukup penting bagi tumbuhan, yaitu Natrium (Na). tanpa natrium, tanaman dalam pertumbuhannya tidak dapat meningkatkan kandungan air pada jaringan daun. Sedangkan pada air beras, terdapat kandungan vitamin B1 yang memiliki peranan di dalam metabolism untuk menggerakkan aktivitas di dalam tanaman. Vitamin B1 ini dapat pula mencegah tanaman agar tidak mudah stress, dapat pula mencegah agar tanaman tidak mudah layu.
Maka dari itu, kami tertarik mengambil judul “Pengaruh Pemberian Air Beras dan Air Vetsin Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat dan Tanaman Terong”. Apakah pemberian air beras dan air vetsin berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat dan tanaman terong ?

1.2. Identifikasi
1.    Apa sajakah faktor-faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman ?
2.    Apa sajakah faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman ?
3.    Apakah kandungan dari air vetsin yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman ?
4.    Apakah kandungan air beras yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman ?

1.3. Pembatasan
Agar penelitian kami terarah dengan baik dan sesuai dengan tema, maka kami memberikan batasan terhadap penelitian yang kami lakukan, yaitu terpusat pada pemberian air beras dan air vetsin terhadap tanaman tomat dan terong.

1.4. Perumusan Masalah
1.    Apakah terdapat pengaruh terhadap pemberian air beras terhadap pertumbuhan tanaman tomat dan terong ?
2.    Apakah terdapat pengaruh terhadap pemberian air vetsin terhadap pertumbuhan tanaman tomat dan terong ?
3.    Apakah terdapat pengaruh terhadap pemberian air beras dan air vetsin terhadap pertumbuhan tanaman tomat dan terong ?

BAB 2
KAJIAN TEORI

2.1. Deskripsi
a. Air Vetsin
Asam glutamate atau Monosodium Glutamat (MSG) adalah garam mono Na dari asam glutamat yang disebut accent. Bahan utama pembuatan MSG adalah asam glutamate dan Natrium Karbonat. Asam Glutamat diperoleh dari proses fermentasi dari cairan tetes tebu, yang merupakan hasil samping dari pabrik gula atau dapat dihasilkan secara langsung dari fermentasi karbohidrat dengan enzim Micrococus glutamaticus (Shreve, 1977). Natrium karbonat merupakan basa yang banyak digunakan dalam industri-industri kimia, misalnya kertas, sabun, gelas, dll (Siswono Oetoyo, 1984). Senyawa ini larut dalam air. Kandungan kimia ini berperan dalam menyuburkan tanaman. Tanpa natrium, tanaman dalam pertumbuhannya tidak dapat meningkatkan kandungan air pada jaringan daun. Selain mengandung natrium, MSG juga mengandung asam amino. Guna asam amino buat tumbuhan adalah membantu pertumbuhan tumbuhan pada waktu muda (tunas) untuk merangsang berdaun lebih banyak, selain itu memberikan daya tahan yang lebih terhadap hama dan penyakit. Selain asam amino, MSG juga mengandung sedikit unsur ion hidrogen, yang bila terkena atau tercampur oleh air akan menghasilkan gas yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan akar dan batang, lebih efektif lagi untuk tanaman buah. (http://id.answers.yahoo.com/question. 12:30)
b. Air Beras
Komposisi kimia beras berbeda-beda tergantung pada varietas dan cara pengolahannya. Selain sebagai sumber energi dan protein, beras juga mengandung berbagai unsur mineral dan vitamin. Sebagian besar karbohidrat beras adalah pati (85-90%) dan sebagian kecil adalah pentosan, selulosa, hemiselulosa dan gula. Dengan demikian sifat fisikokimia beras terutama ditentukan oleh sifat fisikokimia patinya. Protein adalah komponen kedua terbesar dari beras setelah pati. Sebagian besar (80%) protein beras merupakan fraksi yang tidak larut dalam air yang disebut protein glutein. Dibandingkan dengan biji-bijian lainnya, kualitas protein beras lebih baik karena mengandung lisin-nya lebih tinggi. Lisin tetap merupakan asam amino pembatas yang utama dalam beras meskipun jumlahnya sedikit. Adapun penjelas logis dan ilmiah mengenai hal ini adalah karena air cucian beras mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi. Karbohidrat bisa jadi perantara terbentuknya hormon auksin dan giberelin. Dua jenis bahan yang banyak digunakan dalam zat perangsang tumbuh (ZPT) buatan.
Auksi bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan pucuk dan kemunculan tunas baru sedangkan giberelin berguna untuk merangsang pertumbuhan akar. Selain itu,air bekas cucian beras juga mengandung vitamin B1. Vitamin B1 yang terkandung dalam air bekas cucian beras memiliki peranan di dalam metabolisme dalam hal mengkonversikan karbohidrat menjadi energy untuk menggerakkan aktivitas di dalam tanamn. Sehingga dengan demikian, tanaman yang megalami stres karena kondisi bare root (pengiriman tanpa media) ataupun dikarenakan pemindahan tanaman ke media baru, segera melakukan aktifitas metabolisme untuk beradaptasi dengan lingkungan ataupun media yang baru. Untuk tanaman yg sudah sehatpun akan menjadi lebih tidak mudah stres. Vitamin B1 juga berfungsi agar tanaman tidak mudah layu, yaitu memaksimalkan penyerapan nutrisi di dalam tanah dengan kandungan vitamin B1 di dalam air bekas cucian beras tersebut.

2.2. Deskripsi

a. Tanaman Tomat
Klasifikasi ilmiah :
Regnum            : Plantae
Sub regnum      : Tracheobionta
Divisio              : Magnoliophyta
Kelas                : Magnoliopsida
Sub kelas          : Asteridae
Ordo                : Solanales
Familia  : Solanaceae
Genus               : Solanum
Spesies             : Solanum lycopersicum
Solanum lycopersicum merupakan tanaman herba yang hidup pendek, tegak, naik pelan-pelan atau bersandar pada tanaman lain, sering bercabang banyak dan berbau kuat, tak berduri atau tidak berduri temple, tinggi 0,5-2,5’m. bagian-bagian yang hijau berambut banyak, diantara rambut biasa juga rambut kelenjar. Batang dapat dikatakan bulat, menebal pada buku-buku, kasar dan rapuh. Daun termasuk tangkainya 3-25 kali 2-15 cm. daun lemas, bulat telur memanjang, dengan ujung runcing, yang lebih besar bergerigi, berlekuk menyirip kasar. Bunga terkumpuk menjadi 2 baris cabang berseling yang bertangkai, sering bercerah 2-3, yang diatas jantan, karena perkembangan tidak sempurna dari putik; cabang berseling yang muda ujungnya menggulung. Anak tangkai bunga di tengah-tengah beruas. Bunga pada tanaman yang tumbuh liar berbilangan 5 pada bentu-bentuk yang ditanamsampai barbilangan 12. Kelopak sampai dekat pangkal terbagi dalam taju runcing. Mahkota kuning belerang, sampai dekat pangkal terbagi dalam taju yang sempit, runcing. Bakal buah bulat memanjang, bentuk bola atau jorong melintang, gundul. Buah buni bersandar pada kelopak yang membesar, sangat berubah-ubah dalam bentuk, besar, dan warnanya. Biji banyak, pipih, kuning coklat. Dari Amerika tropis, ditanam karena buah buninya yang dapat dimakan. Tanaman yang sama sekali liar mempunyai buah buni merah yang bulat bundar, garis tengah 1-2 cm. juga dikenal sebagai Lycopersicum esculentum Mill.
(Van Steenis, Flora (Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 2006), hal. 366 )
Tomat memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh manusia, seperti vitamin, mineral, karbohidrat, protein, lemak, dan kalori. Tomat juga kaya akan Likopen, yaitu sejenis antioksidan yang langka. Likopen memproteksi tubuh terhadap penyakit kardiovaskuler dengan cara menurunkan kadar kolesterol “jahat”. Likopen dalam tomat juga mampu mengurangi resiko serangan jantung dan stoke dengan cara menghambat platelet darah menggumpal tanpa efek samping (Steven Pratt).
(Majalah Nirmala (Jakarta: PT. Narya Gunatra, 2011), hal. 33 )


b. Tanaman Terong
Kalsifikasi ilmiah
Regnum                        : Plantae
Divisio              : Magnoliophyta
Kelas                : Magnoliopsida
Sub kelas                      : Asteridae
Ordo                : Solanales
Famili               : Solanaceae
Genus               : Solanum
Spesies             : Solanum melongena
Solanum melongena merupakan tanaman herba tegak, pada pangkal sering berkayu, tinggi 0,3-1,5 m. Batang dan tangkai daun sering keunguan, berambut bintang kelabu dan berduri temple atau tidak. Helaian daun bulat telur, ellips atau memanjang, sering dengan pangkal yang tidak sama, kebanyakan berlekuk menyirip dangkal dengan tepi berombak, jarang rata, sering berduri temple pada tulang daun yang besar, kedua sisi berambut bintang kelabu, 3-15 kali 2-9 cm. Bunga dalam cabang berseling yang duduk, yang atas sering jantan. Anak tangkai bunga dan kelopak berambut bintang rapat dan sering berduri temple. Anak tangkai 1-2 cm. kelopak kira-kiraseparuh jalan bertaju 5; tabung bentuk lonceng, bersudut, tinggi 5,6 mm; taju bulat telur memanjang, runcing. Mahkota bertaju 5, sisi luar berambut bintang, taju dihubungkan dengan selaput tipis. Kepala sari kuning. Bakal buah gundul, tidak ditutupi oleh kelopak. Buah buni mengangguk, bentuk bola, akhirnya kuning, gundul, garis tengah 2-3,5 cm. biji kuning coklat. Ditanam untuk buahnya, seringkali liar. Pada bentuk yang dimuliakan buahnya sangat berbeda dalam besar, bentuk dan warnanya.
(Van Steenis, Flora (Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 2006), hal. 367 )

BAB 3
METODOLOGI PENELITIAN

3.1. Tempat dan Waktu Penelitian
a. Tempat Penelitian
Untuk tanaman tomat, diteliti di rumah Bekti Indras Keni, yang bertepatan di Jalan Kemiri Jaya No. 2, RT 01/01, Kel. Beji, Kec. Beji, Tanah Baru, 16421, Depok, Jawa Barat.
Sedangkan untuk tanaman terong, diteliti di rumah Ahmad Nurbaedi, yang bertepatan di Jalan Raya Kresek KM. 24 RT. 05/04 Kel. Tobat, Kec. Balaraja, 05610, Tanggerang, Banten.

b. Waktu Penelitian

NO.
Keterangan
Maret
April
Mei
3
4
1
2
3
4
1
2
3
1
 Penentuan masalah
 √








2
 Pemberian perlakuan

 √
 √
 √
 √
 √
 √
 √
3
 Penulisan laporan

 √
 √
 √
 √
√ 
 √
 √
 √
4
Prediksi








 √
5
Presentasi








 √

3.2. Metode Penelitian
Dalam penelitian kali ini, kami menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan pertumbuhan tanaman Tomat dan Terong. Pengambilan data berdasarkan jumlah daun, tinggi batang, diameter batang pada tanaman tersebut. Sumber yang kami gunakan adalah kajian literatur. Dan kami menggunakan 2 variabel, yaitu variabel bebas dan terikat. Variabel bebas pada penelitian kami adalah Pertumbuhan Tanaman Tomat dan Terong, sedangkan variabel terikatnya adalah Pemberian Air Beras dan Air Vetsin.

3.3. Alat dan Bahan
a. Alat-alat yang digunakan :
o     4 buah pot ukuran sedang ( 2 pot untuk tomat, 2 pot untuk terong)
o     Sendok semen untuk mengambil tanah
o     Gunting
o     Plastik
o     Benang untuk mengukur diameter
b. Bahan :
o     Tanah subur
o     Biji tomat
o     Biji terong
o     Air biasa
o     Air vetsin
o     Air cucian beras

3.4. Langkah Kerja
1.      Ambil beberapa biji tomat dan terong
2.      Letakkan di wadah yang berbeda
3.      Jemur biji-biji tersebut, minimal 1 hari
4.      Sementara biji disiapkan, ambil beberapa sendok tanah subur, sekiranya cukup untuk 4 pot
5.      Letakkan tanah tersebut di atas plastic, kemudian pisahkan material-material yang tidak berguna seperti batu-batu kecil, plastic, dll
6.      Setelah semua siap, masukkan tanah ke dalam pot (jangan terlalu penuh)
7.      Buat lubang dari permukaan tanah tersebut dengan menggunakan jari telunjuk
8.      Lalu masukkan biji tomat di dalam lubang tersebut, dan tutup dengan tanah lagi
9.      Lakukan hal yang sama pada biji terong
10.  Siram secara teratur 2X sehari selama 1 minggu
11.  Setelah 1 minggu, beri perlakuan dengan menyiram 1 pot tomat dengan air vetsin, dan 1 pot tomat lagi dengan air beras
12.  Perlakuan yang sama juga dilakukan pada tanaman terong
13.  3 hari setelah diberi perlakuan, ukur dan foto tanaman tersebut
14.  Pengukuran tersebut dilakukan 1 minggu 2X
15.  Catat perkembangannya.


BAB 4
PEMBAHASAN

4.1        Hasil Penelitian


NO.
Tanggal
Ket.*
Perlakuan terhadap tomat
Perlakuan terhadap terong
Vetsin
Beras
Vetsin
Beras
1
06 April 2011
T
5,4 cm
5,3 cm
1,2 
1,2 


D
0,4 cm
0,4 cm
0,3
 0,3


JD
2 helai
2 helai
 2 helai
 2 helai


WD
hijau muda
hijau muda
 Hijau muda
Hijau muda


Bg
 -
 -
 -
 -


Bu
 -
 -
 -
 -
2
09 April 2011
T
6,6 cm
6,4 cm
 1,4
1,4


D
0,6 cm
0,6 cm
 0,4
0,3


JD
4 helai
4 helai
 4 helai
4 helai 


WD
hijau muda
hijau muda
 Hijau muda
Hijau muda


Bg


 -


Bu


 -
3
13 April 2011
T
7 cm
7,3 cm
 1,9
1,7


D
0,6 cm
0,6 cm
 0,6
 0,5


JD
4 helai
4 helai
 5 helai
 5 helai


WD
hijau muda
hijau muda
 Hijai muda
Hijau muda


Bg


 -


Bu


 -
 -
4
16 April 2011
T
7,2 cm
7,6 cm
2,0
 1,9


D
0,6 cm
0,6 cm
 0,7
 0,7


JD
4 helai
4 helai
 5 helai
 5 helai


WD
hijau muda
hijau muda
 Hijau muda
Hijau muda


Bg


 -


Bu


 -
 -
5
20 April 2011
T
7,6 cm
8,2 cm
 2,3
2,3


D
0,7 cm
0,7 cm
 0,8
 0,9


JD
4 helai
4 helai
 5 helai
 5 helai


WD
agak tua
agak tua
 Hijau muda
Hijau muda


Bg


 -


Bu


 -
 -
6
23 April 2011
T
8 cm
9 cm
 2,9
3,5


D
0,7 cm
0,7 cm
 0,9
1,1


JD
4 helai
4 helai
 5 helai
 5 helai


WD
agak tua
agak tua
 Hijau muda
Hijau muda


Bg


 -


Bu


 -
 -
7
27 April 2011
T
9 cm
10,3 cm
 3,4
4,2


D
0,8 cm
0,8 cm
 1
        1,3


JD
4 helai
4 helai
 5 helai
 5 helai


WD
agak tua
agak tua
 Agak tua
 Agak tua


Bg


 -
 -


Bu


 -
 -
8
30 April 2011
T
9,7 cm
11,4 cm
 4,0
4,8


D
0,8 cm
0,8 cm
 1
 1,5


JD
4 helai
4 helai
 6 helai
 6 helai


WD
agak tua
agak tua
 Agak tua
 Agak tua


Bg


 -
 -


Bu


 -
 -
9
04 Mei 2011
T
10,8 cm
12 cm
 4,5
5,3 


D
0,9 cm
0,9 cm
 1,2
 1,5


JD
4 helai
4 helai
 7 helai
 7 helai


WD
agak tua
agak tua
 agak tua
 Agak tua


Bg


 -
 -


Bu


 -
 -
10
07 Mei 2011
T
11 cm
12,3 cm
 5
5,7 


D
0,9 cm
0,9 cm
1,3
 1,6


JD
4 helai
4 helai
 8 helai
 8 helai


WD
agak tua
agak tua
 Agak tua
 Agak tua


Bg


 -
 -


Bu


 -
 -
11
11 Mei 2011
T
11,2 
 12.6
5,2 
6,2 


D
 0,9
 0,9
 1,3
 1,8


JD
 5 helai
 5 helai
 8 helai
 8 helai


WD
 Agak tua
 Agak tua
 Agak tua
 Agak tua


Bg
 -
 -
 -
 -


Bu
 -
 -
 -
 -
12
14 Mei 2011
T






D






JD






WD






Bg






Bu




8 komentar:

  1. Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh..
    Alhamdulillah,, akhirnya saya menemukan artikel ini.. Insya Allah sangat bermanfaat bagi penelitian saya..
    Terima kasih..
    Mohon maaf saya izin mengcopy artikelnya..
    Jazakillah khairan katsiran.. Aamiin.. ^^

    BalasHapus
  2. Wa'alaikumsalam wr wb ..
    Alhamdulillah jg klo tulisan sya bermanfaat bwt org lain ... ^_^

    BalasHapus
  3. Assalamu'alaikum kak bekti_indras ,
    saya siswi kelas 1 SMA , saya benar-benar beruntung menenukan artikel kakak ini ,
    benar-benar membantu saya dalam menyusun karya ilmiah ..
    terima kasih kak .. wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  4. Ass..
    Ibu, Pemberian Air Beras dan Vetsin nya berapa hari sekali?
    dan kadarnya berapa CC..?

    BalasHapus
  5. nice good, perbandingannya berapa berapa bu?

    BalasHapus
  6. mba, untuk air cucian berasnya perlu diencerkan ga mba?
    kalo diencerkan, berapa konsentrasi pengencerannya?
    trima kasih,

    BalasHapus